Insecurity Is My Middle Name


Insecurity Is My Middle Name

Insecurity Is My Middle Name

Oleh: Alvi Syahrin

★★★★★
5/5
Genre: Self Improvement
Tahun: 2021
Halaman: 264
Penerbit: Alvi Ardhi Publishing
Harga: Rp 99.000

Reviewed by: leony • Rabu, 17 Desember 2025

📖 Beli Buku Ini

Dengan membeli buku melalui link di atas, Anda mendukung penulis dan blogger ini.

Sinopsis

Insecurity Is My Middle Name merupakan buku self-healing yang ditulis oleh Alvi Syahrin dan melalui buku ini akan banyak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selama ini bersarang di dalam kepala. Pada buku ini, penulis akan mengajak pembaca untuk berdamai dengan ‘insecurity’ yang selama ini dialami dengan cara yang positif, terus bertumbuh, terus berkembang dan menjadi versi yang lebih baik dari diri kita sebelumnya. Pembaca akan diajak lebih mengenali makna insecurity dan tips untuk berdamai dengan diri sendiri.

Kutipan tulisan pada buku: “Jika kamu masih mengaitkan ‘beautiful’ dengan fisik, well you’ve missed a lot of real beautiful things. Menurutku, ‘beautiful’ ini banyak macamnya. Ada yang cantik tutur katanya, lembutnya cara dia berbicara, begitu hati-hati dalam setiap ucapannya dan menenangkan untuk di .dengar. Ada juga yang cantik perilakunya. Mungkin tak banyak bicara, tetapi selalu berusaha untuk berbuat baik dalam diam. Selalu mencari cara untuk menolong seseorang. Isn’t it beautiful?”

Buku berjumlah 45 bab ini memiliki ilustrasi full color yang akan membuat pembaca tidak mudah bosan membacanya. Buku ini akan menemai pembaca yang ingin lebih dalam mengenali dirinya sendiri dan membantu pembaca dalam membuka wawasan dan cara pandang tentang sikap yang sebaiknya diperbaiki.

Isi buku:
1. Kenapa good-looking yang selalu dipilih?
2. Lalu, siapa yang akan memilihku?
3. Aku juga kayaknya nggak bisa apa-apa deh.
4. Skill apa, ya, yang cocok buat aku?
5. Tapi, aku harus mulai dari mana, ya?
6. Aku bukan malas, hanya takut gagal lagi.
7. Dan, aku malu, belum bisa banggain orang tua.
8. Dan, aku kalah jauh dari teman-temanku.
9. Jujur, aku iri sama pencapaian mereka.
10. Nggak ada yang bisa dibanggakan dariku.

Di sinilah kamu, menyentuh buku ini, trying to feel something, trying to be something, dan kamu sudah ada di langkah yang tepat, karena di buku ini, yang akan membantumu berdamai dengan insecurity-mu.

Review

Kata “Insecure” belakangan ini menjadi kata yang sering diungkapkan ketika melihat keberhasilan, kelebihan atau kehebatan yang dimiliki orang lain. Insecure sendiri merupakan perasaan cemas, tidak aman, dan khawatir terhadap sesuatu. Perasaan ini sering dirasakan banyak orang dan menjadi hal yang menggangu untuk kepercayaan diri karena adanya rasa ini membuat orang membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain, iri dan selalu memikirkan validasi orang lain tiap melakukan sesuatu. Kemunculan rasa ini sering membuat orang ragu akan kemampuannya sehingga takut untuk memulai sesuatu dan menyerah sebelum mencoba.

Buku Insecurity Is My Middle Name ditulis oleh Alvi Syahrin yang merupakan penulis buku seri Jika Kita, yaitu Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta, Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-apa, dan Jika Kita Tak Pernah Baik-baik Saja. Ketiga buku seri ini sering masuk ke jajaran buku-buku best seller sehingga membuat nama Alvi Syahrin semakin dikenal terutama di kalangan remaja. Sedangkan buku My Insecurity Is My Middle Name ini menjadi buku pertama Alvi Syahrin dengan seri buku terbarunya yaitu seri self healing. Buku ini akan membantu pembaca untuk berdamai dengan rasa Insecure yang seringkali muncul dan sulit dikendalikan.

Isi dari buku Insecurity Is My Middle Name ini terbagi menjadi 5 bagian Insecurity dengan total keseluruhan bab yang dibahas yaitu ada 45 bab. Adapun 5 bagian tersebut yaitu:
1. Insecurity I : Fisik Yang Kurang Menarik
2. Insecurity II : Masa Depan Yang Buram
3. Insecurity III: Jauh Tertinggal Dari Teman-temanku
4. Insecurity IV : I Hate Myself
5. Insecurity V : Berdamai Dengan Insecurity

Bagian pertama sampai dengan keempat, penulis mengajak pembaca untuk membahas satu-persatu berbagai macam insecurity yang ada, dari insecure karena fisik, masa depan, pencapaian teman, sampai dengan kekurangan yang ada pada diri sendiri. Pada bagian akhir penulis menjelaskan bahwa insecure dapat hilang akan tetapi ada kemungkinan datang kembali, jadi pilihan yang tepat yaitu berusaha untuk terus berdamai dengannya, karena insecurity tak selamanya memberi dampak buruk tapi juga memiliki sisi positif yaitu menjadi penggerak untuk bisa bangkit dan lebih semangat lagi serta menjadi hal yang dapat memotivasi untuk terus tumbuh menjadi versi terbaik diri sendiri. Hal ini bisa dilihat dari 2 bab dibagian terakhir yaitu “Tapi Kita Butuh Insecurity” dan “Insecurity Is My Middle Name”.

Kutipan atau pesan dari buku ini yang paling saya ingat yaitu:

“Belajarlah cara bersabar pada saat nggak mampu lagi untuk bersabar. Temukan hikmah saat semua berantakan.” (hal.. 209)

“If you feel insecure, Allah can make you feel secure, but every good thing takes time” (hal. 261)

👍 Kelebihan

  • Buku Insecurity is My Middle Name berbeda dengan buku self improvement yang lain, membacanya seakan-akan sedang bersama penulis berbicara secara langsung. Setelah membaca buku ini saya merasa lebih bisa mengendalikan rasa insecure dan bisa lebih menenangkan pikiran yang sering overthingking. Untuk bahasa yang digunakan dalam buku cukup ringan, mudah dipahami, diksi yang dipakai sederhana, dan setiap paragraf tidak terlalu panjang sehingga tidak membosankan untuk dibaca. Saya sendiri tidak membutuhkan waktu lama untuk membacanya, terlalu larut dalam tulisan karena banyak hal yang related dengan yang saya alami. Buku ini juga membantu saya untuk lebih dekat kepada Allah, karena solusi dari permasalahan setiap rasa insecure yang ada dalam buku ini adalah melibatkan Allah dalam urusan dan hampir di setiap bahasan terdapat ayat Al-Qur’an maupun hadits Rasul yang lebih menguatkan argument penulis.
  • Dari segi tampilan, buku ini memiliki desain cover yang bagus dan benar-benar menggambarkan kalau ini merupakan buku self healing yang menenangkan, setiap kalimat penting ditandai dengan ukuran yang lebih besar, lay out rapi, sehingga membuat buku ini lebih enak dibaca

👎 Kekurangan

  • Dari fisik bukunya masih ada beberapa halaman yang cetakannya seperti memudar dan ada yang terlalu tebal. Sedangkan isinya, terdapat beberapa kata atau kalimat dalam bahasa inggris sehingga pembaca yang belum paham artinya harus mencari terjemahannya terlebih dulu.

📝 Kesimpulan

Buku ini sangat recommended khususnya untuk kamu yang sering merasa insecure dan overthingking. Isi bukunya menarik, related, tidak membosankan, dan susunan katanya bagus. Selain itu buku ini juga bisa dibaca berulang-ulang tiap kali rasa insecure itu datang.

Rating: 5/5

Review buku ini dibuat dengan Generator Review Buku di Situs temanbaca.my.id